Mendalami Tentang Aquascaping

Mendalami Tentang Aquascaping - Hallo sahabat AquascapeKobok Aquascape Indonesia, Pada sharing Aquascape kali ini yang membahas Mendalami Tentang Aquascaping, saya telah menyediakan beberapa artikel tentang Aquascape yang 100% hasil copas dari sobat sobat aquascape di seluruh dunia ini hanya meringankan pencarian di google yang sedang menekuni bisnis atau hobi Aquascape.

Pengarang Artikel Aquascape : Mendalami Tentang Aquascaping
Jenis Aquascape : Mendalami Tentang Aquascaping

lihat juga


Mendalami Tentang Aquascaping

Aquascaping adalah seni kerajinan mengatur tanaman air, serta batu-batu, cavework, atau kayu apung, secara estetis dalam sebuah akuarium sebenarnya berkebun di bawah air.

Desain aquascape mencakup sejumlah gaya yang berbeda, seperti

Dutch Style dan Japanese Style (terinspirasi gaya alam Jepang). Biasanya aquascape dengan desain seperti itu terdapat ikan serta tanaman, meskipun ada kemungkinan untuk membuat aquascape dengan tanaman saja, atau dengan rockwork atau hardscape lain dan tidak ada tanaman.

Meskipun tujuan utama dari aquascaping adalah menciptakan seni pemandangan bawah air, aspek teknis pemeliharaan tanaman air juga harus dipertimbangkan.

Banyak faktor yang harus seimbang dalam sistem tertutup dari sebuah tangki akuarium untuk memastikan keberhasilan suatu aquascape.

Faktor-faktor ini termasuk filtrasi, mempertahankan karbon dioksida pada tingkat yang cukup untuk mendukung fotosintesis bawah air, substrat dan pemupukan, pencahayaan, dan kontrol alga.

Berikut ini beberapa gaya dan desain aquascaping yang sering digunakan.

1. Dutch Style

Gaya ini lebih mengutamakan tanaman dengan beragam dari mulai ukuran, tekstur dan warna yang di tampilkan secara bergerombol membuat gaya ini seperti kebun atau taman di dalam air.

gaya ini mulai dikembangkan oleh bangsa Belanda sekitar tahun 1930-an.



2. Nature Style

Gaya ini adalah penataan kayu, batu, ranting dan tanaman menyerupai habitat alam aslinya seperti hutan, taman, bukit dan sungai.

style ini dipopulerkan oleh Takashi Amano di tahun 1980an.




3. Iwagumi Style

Untuk gaya ini adalah mengutamakan susunan batu dengan penempatan sedemikian rupa sehingga terlihat sangat unik dan cantik dengan dihiasi tanaman small dan medium seperti padang rumput dengan bebatuan besar atau bukit-bukit dan tebing berbatu di jepang,

gaya ini dipopulerkan oleh Takashi Amano.



4. Collectoritis Style

Gaya ini adalah yang paling sering digunakan untuk pemula karena susunan dan jenis tanaman yang beragam dan terkesan sesuka hati membuat gaya ini sangat mudah di buat.dengan gaya ini kita juga bisa sambil belajar mengenal tingkat kesulitan tanaman-tanaman sebelum berlanjut ke tingkat yang lebih susah seperti pembuatan aquascape dengan tanaman yang butuh perawatan extra.



Demikianlah Artikel Mendalami Tentang Aquascaping

Sekian Aquascape Mendalami Tentang Aquascaping, mudah-mudahan bisa memberi manfaat untuk anda semua. baiklah, sekian postingan Aquascape kali ini ingat 100% artikel Aquascape ini copas.

Anda sedang belajar aquascape Mendalami Tentang Aquascaping dan artikel ini url permalinknya adalah https://blogaquascape.blogspot.com/2013/11/aquascaping.html Semoga artikel ini bisa bermanfaat.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mendalami Tentang Aquascaping"

Posting Komentar